16 November 2021 22:37 WIB

Determining Your Oil Condition From Your Dipstick

Knowing the condition of your engine oil is crucial. Because, a car is not a maintenance-free object, many aspects must be maintained such as tyres and engine oil.

You can actually check your engine oil really easily via the dipstick on the engine. Usually, it is marked with a yellow or orange or red stick on the engine. Pull this stick to find out the condition of the oil.

However, after being pulled, you must wipe it first so that the circulating oil does not stick. After being wiped with a cloth, then dip it again and pull it, then you can check the condition of your oil.

The first is the amount, if the oil is between the full and low lines, then the amount of oil is enough, but always try to get as close as possible to full, fill up if necessary.

When the oil is close to the low line, it must be filled. If you are running with low to no oil, the engine will have no lubrication and it can be dangerous. If the oil runs out quickly, then there is a possibility of the engine burning oil so you must check the condition of the engine.

Then the quality of the oil. If the oil is still gold and still quite transparent, then the oil condition is still good. If it is black, the oil needs to be replaced.

If the oil contains iron particles and shiny powder, that’s a red flag. That means there is a part of the engine that begins to break down and become powder. It could be a bearing or even a part of your piston. Usually this happens when the car is left with bad oil.

So, it is highly recommended to always check the condition of the engine oil periodically. Likewise with Accelera tyres used in your cars. Always check the condition simply to make sure the condition is primed.

 

Indonesia 

Mengetahui kondisi oli mesin sangatlah penting. Karena, mobil bukanlah benda yang bebas perawatan, banyak aspek yang harus dirawat seperti ban dan oli mesin.

Cara mengecek kondisi oli sendiri sangat mudah, yaitu melalui dipstick pada mesin. Biasanya, ditandai dengan sebuah stik berwarna kuning atau oranye atau merah pada mesin. Tariklah stik ini untuk mengetahui kondisi oli.

Namun, setelah ditarik, harus di lap dulu agar oli yang bersirkulasi tidak menempel. Setelah di lap dengan kain, maka celupkan lagi dipstick dan tarik lagi, maka kamu bisa mengecek kondisi oli kamu.

Pertama adalah jumlahnya, bila oli berada di antara garis penuh dan rendah, maka jumlah oli sudah cukup, namun selalu usahakan mendekati penuh sehingga sebaiknya diisi bila kurang.

Bila oli mendekati garis rendah, maka harus diisi. Bila habis, mesin tidak akan memiliki pelumasan dan bisa berbahaya. Jika oli cepat habis, maka ada kemungkinan mesin membakar oli sehingga harus melakukan pengecekan kondisi mesin.

Lalu kualitas dari oli. Bila oli masih berwarna emas dan masih cukup transparan, maka kondisi oli masih bagus. Bila hitam, oli perlu diganti.

Yang menjadi tanda bahaya adalah jika oli mengandung partikel besi dan serbuk mengkilap. Artinya, ada bagian dari mesin yang mulai rusak dan menjadi serbuk. Bisa jadi material metal atau bahkan piston. Biasanya hal ini terjadi bila mobil dibiarkan dengan oli yang buruk.

Sehingga, sangat disarankan untuk selalu mengecek kondisi oli mesin secara berkala. Begitu juga dengan ban Accelera yang digunakan pada mobil. Selalu cek kondisinya secara sederhana untuk memastikan kondisinya prima.

 

Share