10 June 2022 10:09 WIB

Father & Son Collaboration On A E250 Mercedes-Benz

There are many ways to collaborate with your closest people, for example, with your own father. For Raihan Pradipta and his father, it was to modify their car together into a work of art.

This time, the result of their collaboration was a Mercedes-Benz E250 C207 which was originally a gift for Raihan after getting his master degree.

His father has one message, the fenders of this car should not be changed at all, they must be standard. He didn't even allow it to be rolled. Tucked fitment is the solution then.

The wheels were then replaced with MAE by OZ. It's probably the only one in Indonesia because it is a W210 spec with a size of 19x (9 + 10.5) with offsets of +20 and +30. This MAE by OZ is then wrapped by Accelera Phi 225/35ZR19 & 235/35ZR19 tires.

To get this fitment, a major rework has to be done to the suspensions. Remember, his father only forbade changing the fenders, not the undercarriage. So Raihan and his father were arguably all out in modifying the undercarriage to get a precise fitment, especially since Raihan's father is a perfectionist.

The undercarriage mods are fully custom arm, custom pillowball, BC coilover V1, and aftermarket 2-point air suspension.

Voila, a fitment with only paper thin gaps on the front fenders. The final camber is -9 front and -10.5 rear. This car can be easily and comfortably pushed to 160 kph in ride mode. While aired out, the camber can be at -10 in front and -12 in the back.



Banyak cara untuk berkolaborasi dengan orang terdekat, misalnya dengan ayah sendiri. Bagi Raihan Pradipta dah ayahnya, hal tersebut adalah memodifikasi mobil bersama menjadi sebuah karya seni.

Kali in, hasil kolaborasi mereka merupakan sebuah Mercedes-Benz E250 C207 yang awalnya merupakan hadiah untuk Raihan setelah mendapatkan gelar master.

Ayahnya memiliki satu pesan, fender mobil ini tidak boleh diubah-ubah sama sekali, harus standar. Bahkan di roll saja tidak boleh. Tucked fitment pun menjadi solusinya.

Velgnya lantas diganti dengan MAE by OZ. Bisa dibilang sebagai satu-satunya di Indonesia karena merupakan spec untuk W210 dengan ukuran 19x(9+10.5) dengan offset +20 dan +30. MAE by OZ ini kemudian dibungkus oleh ban Accelera Phi 225/35ZR19 & 235/35ZR19.

Untuk mendapatkan fitment ini, ada rombakan dari kaki-kakinya. Ingat, ayahnya hanya melarang mengubah fender, bukan kaki-kaki. Maka Raihan dan ayahnya bisa dibilang all out dalam memodifikasi kaki-kaki untuk mendapatkan fitment yang presisi, apalagi ayah Raihan termasuk seorang yang perfeksionis.

Adapun ubahan kaki-kakinya adalah fully custom arm, custom pillowball, BC coilover V1, serta aftermarket 2-point air suspension.

Voila, didapatlah sebuah fitment dengan gap fender depan hanya satu kertas. Fitment final depan -9 dan belakang -10.5. Ride height bisa dibejek 160 kpj. Sementara saat air out, cambernya bisa berada di angka -10 di depan dan -12 di belakang.