09 June 2021 13:29 WIB

Will Stiffer Springs Help You?

Gaining stability from the car is often done in one way, which is to use a stiffer spring. Because, with a harder spring, the car will be less boaty and more stable.

But, this is not entirely true. A harder spring doesn't always help to control your car.

First of all, a harder spring can help reduce body roll. This is because the load of the car can be restrained by the harder spring. The car also tends to be more stable, but only on smooth surfaces.

Because if the car spring is too hard, the ability to dampen the shocks of the road that is not smooth will be reduced. This can be a problem because the whole unevenness on the road will be felt up to the cabin, shaking the car.

Then, the car may not touch the road with a hard suspension. This is because with a hard spring, the wheels of the car are stiffer so that the movement is minimal. For example, during rally track conditions, if the suspension is hard, then the car will be less stable and less grippy since it may float most of the time.

Therefore, some cars deliberately have relatively soft suspensions, this is often not only for comfort, but also for bad road handling.

This is also considered in the world of racing, especially aftermarket components. Because, aftermarket suspensions such as coilover usually have adjustable stiffnes.

This is certainly to suit your needs. Rally? Soften the suspension, then use rally tyres such as the Accelera RA162. Tracks? Harden and lower the coilover, and use Accelera 651 Sport.

Mud? Set it higher and use the Accelera Badak X-treme.

Thus, all this goes back to need and balance. To get the right development, you often have to do various tests to find the optimal recipe.

 

Indonesia 

Mendapatkan stabilitas dari mobil seringkali dilakukan dengan satu cara, yaitu menggunakan per yang lebih keras. Karena dengan per yang lebih keras, maka mobil akan lebih tidak limbung dan lebih stabil.

Akan tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar. Per yang lebih keras tidak selalu membantu pengendalian mobilmu.

Pertama-tama, memang suspensi yang lebih keras bisa membantu mengurangi kelimbungan dan body roll. Ini karena beban dari mobil bisa tertahan oleh per yang lebih keras tersebut. Mobil pun cenderung lebih stabil, namun hanya pada permukaan yang mulus.

Karena jika per mobil terlalu keras, kemampuan meredam guncangan dari jalanan yang tidak mulus pun akan berkurang. Hal ini bisa menjadi masalah karena, seluruh ketidakrataan di jalan akan terasa sampai di kabin, membuat mobil berguncang.

Lalu, mobil bisa jadi tidak menapak pada jalan dengan suspensi yang keras. Hal ini karena dengan per yang keras, roda mobil lebih kaku sehingga tidak pergerakannya minim. Misalnya pada saat kondisi trek rally, jika suspensinya keras, maka mobil akan semakin jarang menapak.

Karena itulah, beberapa mobil sengaja memiliki suspensi yang relatif empuk, hal ini seringkali bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk pengendalian di jalanan yang buruk.

Hal ini pun dijadikan pertimbangan dalam dunia balap, terutama komponen aftermarket. Karena, suspensi aftermarket seperti coilover biasanya memiliki kekerasan yang dapat diatur.

Hal ini tentunya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan. 

Rally? Bikin empuk suspensinya, lalu gunakan ban rally Accelera RA162. 

Trek? Dikeraskan dan rendahkan saja coilovernya, serta gunakan ban Accelera 651 Sport.

Lumpur? Ditinggikan dan dibuat luwes suspensinya, lanyas pakailah ban Accelera Badak X-treme. 

Sehingga, semuanya ini kembali kepada kebutuhan dan keseimbangan. Untuk mendapatkan keseimbangan yang pas pun, seringkali harus melakukan berbagai tes agar optimal.

 

Share