30 January 2024 14:34 WIB

Preventing Dent By Correctly Closing Your Hood

Automotive enthusiasts have likely debated the correct way to close the engine hood. Due to the latch model and the weight of the hood, the method of closing it is often a point of consideration.

This is because if done incorrectly, it can often lead to damage in the hood area, especially near the latch, which can result in dents.

So, how do you properly close the engine hood? It turns out it's quite easy, just requiring a bit of courage and finesse.

Here's how: First, ensure that the support rod for the hood is in its place. If not, the support rod could hit the hood and cause dents.

Then, hold the hood from below, as if cradling it, and lower it slowly.

When the hood is approximately 20-30 cm from the latch, release your hands away from the hood. The hood may fall and produce a loud noise. However, this is the easiest and best way to close the engine hood.

If the engine hood has hydraulics, you may need to give it a little push when the hood is about 15 cm away from the latch. It's advisable not to press the hood onto the latch, as it could cause dents. Let gravity close the hood for you.

That's the easiest way to close the engine hood without worrying about dents around the latch area.

Maintenance for tyres is not difficult either. Accelera tyres will last long with a few simple maintenance steps, such as maintaining the right air pressure, proper alignment, and using tyre polish for protection.

 

Indonesia 

Para penggiat otomotif pasti pernah mendebati cara menutup kap mesin dengan benar. Karena model pengait serta berat dari kap, seringkali cara menutup kap menjadi penilaian.

Hal ini karena bila caranya tidak tepat, seringkali menimbulkan kerusakan pada area kap mesin, terutama dekat pengait yang seringkali penyok.

Lantas, bagaimana cara menutup kap mesin dengan benar? Ternyata mudah loh, hanya perlu sedikit keberanian dan rasa tega.

Caranya, pertama pastikan tiang penyangga dari kap sudah berada di tempatnya. Jika tidak, tiang penyangga bisa menabrak kap dan membuat kap mesin penyok.

Kemudian, tahan kap mesin dari bawah, seperti menadah kap mesin tersebut, turunkan perlahan.

Ketika jarak kap mesin sudah kira-kira 20-30 cm dari pengait, lepas tanganmu menjauhi kap mesin. Kap mungkin akan jatuh dan menimbulkan suara yang berisik. Namun, ini adalah cara termudah dan terbaik untuk menutup kap mesin.

Jika kap mesin memiliki hidrolik, maka kamu perlu membantingnya sedikit ketika jarak kap dan pengait kira-kira 15 cm. Sebaiknya, jangan tekan kap pada pengait karena bisa menimbulkan penyok, biarkan gravitasi yang menutup kap mesin untuk Anda.

Itulah cara termudah untuk menutup kap mesin tanpa khawatir menimbulkan penyok di area pengait.

Perawatan pada ban pun sebenarnya tidaklah sulit. Ban Accelera akan bertahan lama dengan beberapa perawatan sederehana, misalnya tekanan udara yang pas, alignment yang benar, serta penggunaan semir ban untuk proteksi.

Share