26 July 2022 09:16 WIB

Why Dry Steering Is Bad For Your Car

When manoeuvring, you may often perform 'dry steering' movements both intentionally or unintentionally. But then, what is dry steering?

Dry steering is a movement where the steering wheel of the car is turned when the car is stationary and not moving. Usually, this often happens when manoeuvring in a narrow place, for example when you want to park your car.

However, this habit is best left behind. Because dry steering has 2 main negative impacts:

1. Tyre Wear

The front tyre when forced to turn when stationary can wear out faster. This happens because the tyres are forced and dragged to turn. Accelera tyres like Accelera PHI are indeed durable. But if it experiences continuous excessive friction, it will accelerate the level of wear.

2. Steering System

When doing dry steering, the steering system will experience heavy loads. This is why a car without power steering will be very difficult to turn when it is stationary. This will be felt by your car's power steering system so that it can make it wear out quickly and may be damaged, especially on the steering rack and power steering system.

So, when you want to manoeuvre, you should move the car a little to reduce the load on the wheels and steering system. This will make the car and Accelera tyres used to make it more durable and durable.

 

Indonesia 

Saat bermanuver, kamu mungkin sering melakukan gerakan ‘dry steering’ baik disengaja maupun tanpa disengaja. Memangnya, apa itu dry steering?

Dry steering adalah sebuah gerakan dimana kemudi mobil diputar saat mobil sedang diam dan tidak maju. Biasanya, hal ini sering terjadi saat bermanuver di tempat sempit, misalnya saat hendak memarkirkan mobil.

Tetapi, kebiasaan ini sebaiknya ditinggalkan. Karena, dry steering memiliki 2 dampak negatif utama:

1. Keausan Ban

Ban depan ketika dipaksa membelok saat diam bisa menjadi lebih cepat aus. Hal ini terjadi karena ban dipaksa digesek dan ditarik. Ban Accelera seperti Accelera PHI memanglah tahan lama. Namun jika mengalami gesekan berlebih secara terus menerus, maka akan mempercepat tingkat keausan.

2. Sistem Kemudi

Saat melakukan dry steering, maka sistem kemudi akan mengalami beban yang berat. Karena inilah mengapa mobil tanpa power steering akan sangat sulit dibelokkan ketika diam. Hal ini akan dirasakan oleh sistem power steering mobilmu sehingga bisa membuatnya cepat aus dan mungkin rusak, terutama pada steering rack dan sistem power steering.

Sehingga, ketika hendak melakukan manuver, sebaiknya sedikit menggerakan mobil untuk mengurangi beban pada roda maupun sistem kemudi. Hal ini akan membuat mobil serta ban Accelera yang digunakan agar semakin awet dan tahan lama.

Share