30 September 2022 09:08 WIB

3 Signs Of Engine Oil Starvation

The oil in the engine may decrease slowly or even quickly. For example, the oil burns slowly, evaporates, or leaks from the engine.

Therefore, it is indeed a good idea to always check the amount of oil through the dipstick of the engine to prevent oil starvation. Oil starvation itself is a term given when the engine lacks oil and can cause damage due to a lack of lubrication.

There are several signs when the engine undergoes oil starvation. Here are some of the signs:

1. Oil Pressure Light Is On

When the oil is depleted, the oil pressure may decrease. Low oil pressure can cause damage, therefore some cars have sensors to detect low oil pressure. If it is low, the oil pressure warning light will also turn on.

2. Engine Heat

The lack of lubrication in the engine will cause friction in the internals of the engine. Excessive friction will cause the engine to become hotter or even overheats.

3. Metal Sound

If it is severe, contact between metals will occur. This will cause metallic noise from the engine and of course dangerous. Because this metallic sound can also be a sign that the engine has been destroyed.

'Starvation' can also occur in tyres or lack of tyre pressure. Usually, the car will feel heavier and use more fuel when the Accelera tyre pressure used is less than optimum. Make sure the tyre pressure is always optimal, which is in the range of 32-38 PSI depending on the car model for the best performance.

 

Indonesia 

Oli pada mesin bisa saja berkurang secara perlahan atau bahkan cepat. Misalnya karena oli terbakar perlahan, menguap, atau bocor dari mesin.

Karena itu, memang ada baiknya untuk selalu mengecek jumlah oli melalui dipstick dari mesin untuk mencegah oil starvation. Oil starvation sendiri adalah istilah yang diberikan ketika mesin kekurangan oli dan bisa menyebabkan kerusakan karena kekurangan pelumasan.

Ada beberapa tanda ketika mesin mengalami oil starvation. Inilah beberapa tanda-tandanya:

1. Lampu Tekanan Oli Menyala

Ketika oli sudah menipis, maka tekanan oli bisa saja menurun. Tekanan oli yang rendah bisa menyebabkan kerusakan, karena itu beberapa mobil memiliki sensor untuk mendeteksi rendahnya tekanan oli. JIka dirasa rendah, lampu peringatan tekanan oli pun akan menyala.

2. Mesin Panas

Kurangnya lubrikasi pada mesin akan menyebabkan friksi pada internal mesin. Friksi dan gesekan berlebih tersebut akan menyebabkan mesin menjadi lebih panas sampai overheat.

3. Suara Besi

Jika sudah parah, kontak antar besi akan terjadi. Hal ini akan menimbulkan suara besi dari mesin dan tentu saja berbahaya. Karena, suara besi ini juga bisa menjadi tanda mesin sudah hancur.

‘Kekurangan’ bisa juga terjadi pada ban, yaitu kekurangan tekanan ban. Biasanya, mobil akan terasa lebih berat dan boros bahan bakar bila tekanan ban Accelera yang digunakan kurang. Pastikan tekanan ban selalu optimal, yaitu kisaran 32-38 PSI tergantung model mobil untuk performa terbaik.

Share