17 May 2021 14:55 WIB

Rollbar Adds Chassis Rigidity

Cars aren’t as stiff as you may think, cars do flex around since metal is quite flexible. This flex can be bad in some scenarios, like maybe serious racing or off-roading.

 In some of those scenarios, a rigid chassis is preferred since it’s more predictable to be handled by the driver. Some cars are actually stiff from the factory, like the DC2 Honda Integra since it was seams welded rather than tick welded, making the chassis stiffer. But for most cars? That isn't the case.

To add stiffness, there are a few ways to do so. One of them is a rollbar or rollcage, which is one of the most extreme ways to add rigidity.

A rollbar can add the car's stiffness by connecting the other parts of the car to the others, this will prevent the metals from flexing because the roll bar also acts like a brace.

A rollbar may be mandatory on some race events, this is for the safety of the driver. Let's say the car got hit from the side, the roll bar or roll cage will hold that impact and keep the driver safe from the impact.

So, most of the time, rollbare are regulated, starting from the material they made off, and the size of them. This is all for the sake of safety.

To make sure the race goes well, tyre like Accelera 651 Sport are needed to maximize grip and cornering performance.

A rollbar is also used on off-roading, mainly for serious off-road cars. This is because on extreme off-roading, getting flipped is actually a very common situation.

But, what is unique is, some off-road cars have their rollbar on the outside of the car rather than the inside. This is to protect the car when rolling over so the bodywork won’t be too damaged. Especially when they don’t need aerodynamics when off-roading.

And to make sure the off-road went well, a grippy tyre is needed, hence the reason behind Accelera Badak X-treme, which is able to grip on a tricky and muddy off-road situation.

 

Indonesia

Mobil tidaklah sekaku yang kamu mungkin kira, mobil memiliki fleksibilitas karena logam sendiri sebenarnya cukup fleksibel. Fleksibilitas ini bisa buruk di beberapa skenario seperti balap ataupun off-road.

Dalam skenario tersebut, sasis yang rigid lebih disukai karena lebih bisa diprediksi oleh pengemudi. Bahkan, beberapa mobil sudah dibuat kaku dari pabriknya, misalnya Honda Integra DC2 yang menggunakan metode seam weld daripada tick weld, membuat sasisnya sangat kaku. Tapi untuk mobil kebanyakan? Ini bukan kasusnya.

Untuk menambah kekauan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah rollbar atau rollcage yang merupakan salah satu cara terekstrim untuk menambah rigiditas.

Rollbar bisa menambah kekakuan mobil dengan menghubungkan bagian mobil ke bagian lainnya, hal ini akan mencegah metal untuk menjadi fleksibel karena juga bertindak seperti penguat.

Rollbar sendiri sering diwajibkan pada ajang balap, ini untuk keselamatan pengemudi. Misalnya mobil ditabrak dari samping, rollbar atau rollcage lah yang akan menahan hantaman tersebut dan menjaga pengemudi tetap selamat.

Sehingga, rollbar seringkali juga diatur, misalnya dari segi material dan ukurannya. Ini semua demi keselamatan pengemudi.

Agar balap bisa berjalan dengan baik, maka ban seperti Accelera 651 Sport pun diperlukan, hal ini untuk performa daya cengkeram terbaik dan performa menikung yang handal.

Rollbar juga digunakan untuk off-road, terutama off-road berat. Ini karena dalam off-road ekstrem, mobil terbalik sebenarnya sangat sering terjadi.

Tetapi yang unik, beberapa mobil off-road memiliki rollbar luar daripada di dalam. Hal ini untuk menjaga mobil ketika terbalik sehingga bodi tidak terlalu rusak. Apalagi ketika aerodinamika tidak dibutuhkan dalam off-road.

Dan untuk memastikan off-road berjalan dengan baik, maka ban yang memiliki daya cengkeram tinggi dibutuhkan, itulah alasan dibuatnya Accelera Badak X-treme, yang bisa mencengkeram dalam situasi tersulit dan penuh lumpur saat off-road.

 

Share