16 January 2023 06:48 WIB

Reasons Why Your Indicators Are Hyper-flashing

Have the turn signals on your car suddenly ticked faster than usual? If so, it's called hyper-flashing. Hyper flashing itself turns out to have its own meaning because there is a cause. Some common causes are:

1. Burned-Out Light Bulb

If a turn signal bulb has burned out, the indicator will flash at a faster rate to alert the driver that there is a problem. This is because a burned-out bulb has a lower resistance than normal, making the blinker blink faster.

2. Relay

The turn signal relay is responsible for controlling the rate at which the turn signals flash. If the relay is faulty, the indicators may flash at a faster rate.

3. Wiring

If there is a problem with the wiring, such as a broken wire or a loose connection, it can cause the indicators to hyper flash.

4. Switch

The turn signal switch is responsible for activating the turn signals. If there is a problem with the switch, it can cause the indicators to hyper flash.

5. LED Bulb

If you changed your stock bulbs to LEDs, they might experience hyper flash because LED has a lower resistance. If so, you may need to consider an extra resistor on that part to slow the blink down.

If you are experiencing hyper-flashing indicators, it is essential to have the issue diagnosed and repaired as soon as possible to avoid any potential safety issues. The same as Accelera tyres where if you experience some tyre issue, get it addressed quickly.

 

Indonesia 

Pernahkah lampu sein pada mobilmu mendadak berdetik dengan lebih cepat dari biasanya? Jika ya, hal tersebut dinamakan hyper flashing. Hyper flashing sendiri ternyata memiliki makna tersendiri karena ada penyebabnya. Beberapa penyebab umumnya adalah:

1. Bohlam Aus

Jika bohlam lampu sein telah mulai aus, indikator akan berkedip lebih cepat untuk memperingatkan pengemudi bahwa ada masalah dengan bohlam. Ini karena bohlam yang aus memiliki resistansi yang lebih rendah dari biasanya yang membuat lampu sein berkedip lebih cepat.

2. Relay

Relai sein bertanggung jawab untuk mengontrol kedipan dari lampu sein. Jika relai rusak, sein mungkin berkedip dengan tingkat yang lebih cepat.

3. Kabel

Jika ada masalah dengan kabel, seperti kabel putus atau koneksi longgar, itu dapat menyebabkan sein mengalami hyperflash.

4. Saklar

Sakelar lampu sein bertanggung jawab untuk mengaktifkan dan mengedipkan sein. Jika ada masalah dengan sakelar, itu dapat menyebabkan sein mengalami hyperflash.

5. Bohlam LED

Jika kamu mengubah bohlam standar kamu menjadi LED, mereka mungkin mengalami hyperflash karena LED memiliki resistansi yang lebih rendah. Jika demikian, kamu mungkin perlu mempertimbangkan resistor tambahan pada bagian itu untuk memperlambat kedipan.

Jika kamu mengalami hyperflashing, penting untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah sesegera mungkin untuk menghindari potensi masalah keselamatan. Sama seperti ban Accelera di mana jika kamu mengalami masalah ban, segera atasi.

Share